January 27, 2010
mungkin catatan ini tak kan sampai padamu, tapi meski kemungkinanya satu berbanding sejuta, aku tetap ingin menuliskan ini untuk kamu.
dear,
you are a good friend and as a friend, i respect you and love you. i thought it was enough for us to go on the next step. but i was wrong. it isn’t enough. not only for me or you. it isnt enough for both of us.
dear,
i realizing something while i stay with you. and i’m afraid. it’s something never happened to me as a woman. as a person. being honest, i never think twice to hurt you. the character of selfishness is to strong so it fears me. it is bothering me a lot.
dear,
you already said that i’m so selfish and never understand you. inside my heart, i know its true. may be i’m the one who aren’t ready to be your woman. yeah, i should admit that i’m not ready enough to have a partner as i see everything necessary is me and myself.
dear,
sorry for the decision, sorry for the pain i made on your heart, and lots of sorry for the sadness.
January 14, 2010

sometimes
just wanna have a glass of you
and enjoying some enjoyable musics
dance on the chair
and feel the whole room’s aura
November 20, 2009
yup, kali ini aku meminjam judul lagunya si mas penyanyi jebolan idol yang lumayan ganteng itu. meskipun ga segitu ganteng jg sih
pernah kan kita berpikir kenapa sesuatu gak datang pada saat kita menginginkannya datang. mungkin kita mikir kayak gt dari kecil. dari yang namanya mainan, sampai saat kita sudah se dewasa ini gak mau nyebut diri tua soale kita masih sering berpikir seperti itu.tapi Tuhan kok sabar ya ma kita hehehehehe untung kamu bukan Tuhan
kadang kita menginginkan sesuatu ketika semua orang punya. kayak waktu kita smp dan semua orang di sekolah kayaknya pada punya pacar semua. dan kita pengen punya pacar. dan kita menemukan orang yang benar2 di hati saat sudah lulus dari smp atau bahakan dah lulus sma. menurut kita mungkin itu terlambat, tapi menurut DIA gak. DIA nyiapin pengalaman pertama sebagai partner dengan cara yang indah buat kita dan kenyataanya memang indah
(curcolmodeon)
dulu pengen banget punya motor buat ke kampus n kerja. dan aku bt kenapa ibuku tercinta itu gak mau beliin. dan ketika sekarang aku punya, aku ngerti kenapa DIA baru kasih sekarang (maksudnya rezeki buat beli motornya). mungkin DIA liat aku dah cukup mampu bertanggung jawab atas motor itu. berkendara dengan lebih bijak, lebih aman, merawatnya dengan lebih bener.
dan sekarang ketika aku melihat dia mempersiapkan pernikahanya, dan bahkan ikut terlibat di dalamnya, sekali lagi aku melihat sample keindahan itu dr luar lingkaranku. bagi banyak orang dia terlambat. bahakan bagi banyak orang partnernya sangat terlambat. tapi aku melihat, DIA memberi saat yang tepat buat mereka. pemikiran yang matang, kesiapan, pengalaman diskusi or arguing yang luar biasa, dan kemampuan penerimaan yang hebat.
for her i just want to say:
"i dont mind to get stress with you for your moment, cause i learn many thing from the stressing time. you are great, your partner is great, and somehow i know, your wedding will be great also. and the life after the day will be a great life also for both of you (and for your kids
)"
October 28, 2009
there’s a heart over there
saved in sombody’s mind
and i’m here
waiting behind my door
for the sound of knocking
September 4, 2009

ok, sorry this is another hatred. go on if you want or leave this post
jd ceritanya aku lagi hectic dengan skripsi beberapa bulan belakangan krn hars ngejar lulus dan wisuda. sebulan ini di sibukkan jg dengan persiapan ujian (sekarang dah ujian sih) dan kisah ini tentang seseorang. seseorang yg sebenarnya unimportant to discuss, tp kok rasanya tetap gondok kalo gak numpahin cerita tentang dia di blogku tercinta yg jarang di update ini.
yg mau diomongin:
cowok, slengean, sorry to underestimate him, but for our subject, i know ecxactly that he’s not clevere than me. kenapa aku bilang seperti itu? karena aku mengenal dia dengan cukup baik, analisa yg shalow untuk topic semenarik miliknya dan teori dan aplikasi yg sama sekali gak nyambung di lembar2 final projectnya. awal minggu kemarin dy nyusul aku ujian final project. mau tahu berapa menit dy didalam ruang dosen penguji? not more than 10 minutes, with no revise plus aproval yang sudah ditandangani. dan aku speechless. F*CK!!!! HOW COME HE CAN BE THAT LUCKY?!?!?!
iya, aku tahu orang sering bilang "wong pinter kalah karo wong bejo" (orang pandai kalah dengan orang yang beruntung) tp ketika kita melihat kebelakang, melihat segala doa, dan kerja keras yang sudah tercurah, dan hanya terkalahkan oleh lucky yang lebih besar - meskipun itu dari seorang teman - rasanya tetap menyakitkan. dan lebih menyakitkan ketika kita jg g bisa bilang apa2.
aku tahu, dengan segala kerja keras, fokus, dan doa tentunya, HE will give me some other advantages. the experiences will give me more and more. but still. its painfull.