January 30, 2006

ADA BANJIR DI SEMARANG…………………………..

Filed under: Uncategorized

Kamis malam 26/01/06, hujan deres banget terus - terusan mengguyur kota Semarang seperti biasa ketika tahun baru IMLEK menjelang. gak sekedar hujan, angin juga ikut ikutan nimbrung. semalaman tidur dalam dingin dan rasa kuatir ketika beberapa kali terdengar petir dan hujan yang makin deras tidak juga berhenti.

kekuatiran itu ternyata terbukti ketika esok paginya ibu mengetuk pintu kamarku di lantai dua pada pukul 1/2 6 pagi, beliau nyuruh merapikan kamar sebelah karena saudara2 aku yang tinggal di RW sebelah kebanjiran mpe setinggi paha orang dewasa. dan jadilah hari itu aku nyiapin rumah untuk mengungsi 2 keluarga.

lumayan rame sih ketika rumah yang tadinya hanya ditinggali 3 orang jadi ditambah 6 orang lagi. :) tapi lumayan capek juga belum termasuk dingin dan bau cucian yang gak kering2.

hari minggu pagi dah niatan banget mo ngajar sekolah minggu tapi terpakasa dibatalkan karena sebagian besar perkampungan terendam air dengan sukses. minggu sorenya ke gereja dan SURPRISE!!!!! jalan depan gereja banjir mpe setinggi lututnya si bapak tukang becak. dan baru sekali ini ak liat gereja yang sesepi itu. kata pasturnya sih ini dah lumayan karena rekornya dipecahin hari sabtu kemarin dengan misa yang hanya dihadiri 12 orang (misa tetep lanjut ya mo??? he he he)

pulang gereja sempet takut ketangkep polisi gara2 melawan arah jalan (untung gak ketemu ma bapak itu) tapi mo gimana lagi? mending boros bensin demi kejar kejaran ma polisi dari pada motor pada mogok kena banjir. :P

jadi pengen nanya “tahun berapa ya semarang jadi kota bebas banjir??” >> the dream of Semarang people.

January 17, 2006

SESEORANG DENGAN CINTA II

Filed under: Uncategorized

ada orang orang yang datang dalam hidup orang lain
menawarkan banyak hal yang berbeda
memberikan proses hidup yang berbeda pula
seperti juga “dia”
yang datang dalam hidupku
menawarkan sesuatu yang kami sebut rasa sayang
menawarkan sebentuk kenyamanan yang berbeda
dan perhatian yang menenangkan
membuatku berproses dengan cara yang berbeda

“dia” hadir dan tiba tiba berhenti
menjadi sebuah dimensi yang tak kumengerti
menjadi sebuah area yang tak kupahami

dan sepasang sungai kecil mengalir
dari sepasang sudut mata yang terpejam dalam sepi
mencoba membangun ketegaran dalam sudut kecil hati
mencoba bersiap jika “dia” memutuskan untuk pergi

January 7, 2006

CATATAN TAHUN BARU YANG TERTINGGAL

sebuah angka berubah seiring bergesernya jarum jam
membuatku merenungi 365 hari yang terlewat
menyambut sisa waktu yang tersisa untuk hidup

dalam sendiri
diantara ledakkan bintang warna warni
sempat ku panjatkan sedikit doa dan puji
sambil menyadari kesendirian yang membungkam malam
tahun ini
sendiri