
ok, sorry this is another hatred. go on if you want or leave this post
jd ceritanya aku lagi hectic dengan skripsi beberapa bulan belakangan krn hars ngejar lulus dan wisuda. sebulan ini di sibukkan jg dengan persiapan ujian (sekarang dah ujian sih) dan kisah ini tentang seseorang. seseorang yg sebenarnya unimportant to discuss, tp kok rasanya tetap gondok kalo gak numpahin cerita tentang dia di blogku tercinta yg jarang di update ini.
yg mau diomongin:
cowok, slengean, sorry to underestimate him, but for our subject, i know ecxactly that he’s not clevere than me. kenapa aku bilang seperti itu? karena aku mengenal dia dengan cukup baik, analisa yg shalow untuk topic semenarik miliknya dan teori dan aplikasi yg sama sekali gak nyambung di lembar2 final projectnya. awal minggu kemarin dy nyusul aku ujian final project. mau tahu berapa menit dy didalam ruang dosen penguji? not more than 10 minutes, with no revise plus aproval yang sudah ditandangani. dan aku speechless. F*CK!!!! HOW COME HE CAN BE THAT LUCKY?!?!?!
iya, aku tahu orang sering bilang "wong pinter kalah karo wong bejo" (orang pandai kalah dengan orang yang beruntung) tp ketika kita melihat kebelakang, melihat segala doa, dan kerja keras yang sudah tercurah, dan hanya terkalahkan oleh lucky yang lebih besar - meskipun itu dari seorang teman - rasanya tetap menyakitkan. dan lebih menyakitkan ketika kita jg g bisa bilang apa2.
aku tahu, dengan segala kerja keras, fokus, dan doa tentunya, HE will give me some other advantages. the experiences will give me more and more. but still. its painfull.



