July 22, 2009
yup, ini obrolan gak penting antara dua anak manusia (ya iya lah anak manusia, masa anak monyet)
jadi gini, ceritanya suatu malam aku lg kesetrum film gak jelas di tv berwarna jadul punya ibuku. trus ada temen adekku n adeknya dtg nyariin bapakku *kok gak nyambung ya?mbuh lah* ngobrol kesana ke sini akhirnya aku iseng
"cariin pacar B"
"hah??gak salah mbak? kok minta cariin ma aku?"
"ya gak salah, kl salah dicoret" jawabku, " beneran nih, cariin pacar buat aku"
"hmm, lha pacar kayak apa mbak maunya?"
toeng, aku bingung. iya juga ya, aku g penrah tau pacar seperti apa yang aku mau. orang seperti apa yang sebenernya aku inginkan untuk berjalan disampingku. aku baru nyadar kl selama ini aku hanya membiarkan semuanya berjalan apa adanya. jadian ya jadian, jalan ya jalan, berantem ya berantem, dia pengen pergi ya pergi aja tanpa aku berusaha mempertahankan dy *kok bahasane sinetron bgt ya?* dan sekarang aku di tanya pacara seperti apa yang aku mau. garuk2 kepala thok aku.
"mbak kok diem, trus kayaknya bingung gt"
"he eh, aku bingung. pacar kayak apa ya yg aku mau? mbuh lah, batal minta tolongnya. ntar aja kalo aku dah tahu orang kayak apa yang aku mau:P"
dan si B itu pun ikutan bingung
:P
April 30, 2009
ada g sih yang masih ingat salah satu lagunya KD yang (kl g salah) di ciptain ma Melly Guslow bertitle "Yang Kumau" ? lg ini muncul saat aku kelas dua sma. bertahun yang lalu. pernahkah kamu membandingkan lagu ini dengan puisi milik Sapardi yang titlenya "Aku Ingin"? aku tak pernah sampai beberapa hari yang lalu.
saat itu salah seorang adek kelasku tiba2 duduk di sampingku dan berkata "mbak, dia punya perempuan lain" aku bingung.
"bapak itu?" tanyaku
"iya" jawabnya
"trus?" tanyaku
"mereka bahkan tinggal serumah dan dia memberikan banyak sekali untuk perempuan itu" katanya penuh emosi, "aku g terima mbak, aku sudah berkorban banyak untuk dia sampai kehilangan gadis kecilku, sekarang seenaknya dia punya perempuan lain"
aku terdiam,selembar halaman seolah terbuka kembali ketika ‘diaku’ melakukan hal yang hampir sama.
"trus sekarang kamu mau gmn?"
"gak tau mbak, aku masih cinta banget ma dia" aku tersenyum
di memoriku terlintas kalimat yang dulu diungkapkan Prof. Avelling saat seminar di kampusku (kebetulan ikutan jd panitia). beliau berkata, "saat Anda membaca puisi Sapardi yang bertajuk ‘Aku Ingin’, benarkah wanita ingin di cintai dengan kesederhanaan seperti itu?bukankah wanita manapun tetap ingin dicintai dengan hadiah hadiah?" waktu itu aku cm tersenyum, tp sekarang, melihat perempuan di sampingku itu, aku terdiam dan membatin "benarkah cinta yang begitu sederhana cukup untuk seseorang?"
"aku cinta ma dia mbak, tapi aku gak mau diperlakukan seperti ini" kata perempuan di sampingku itu.
kali ini aku teringat lagi KD.
teringat jelas bagaimana lagu yg menuai kontroversi sampai hrs diganti liriknya itu mengalir. akhirnya aku mengcopy kalimat yg pernah dikatakan seseorang padaku,
" dek, gak semua hal layak di bakar dalam cinta"
PS.
kalau ada yang g inget lirik lagu KD tak posting sekalian
Yang Kumau (Kris Dayanti)
seringnya kuberpikir sampai penat
tak juga kutemukan jalan keluarnya
jika memang semua ini sudah tamatkanlah
karnaku tak mau waktu ku terbuang
jangan memaksakan ini
jika memang bukan yang ini
karna sesuatu yang peka
buat kita jadi masalah
reff:
yang kumau hanya dirimu
tapi tak begini keaadaanya
yang kumau selalu denganmu
jika Tuhan mau begini
rubahlah semua jadi yang kumau
karna kuingin semua berjalan seperti yang kumau
March 30, 2009
today’s black in news
sekali lagi pemerintah main2 dengan dunia pendidikan Indonesia. beberapa waktu lalu pemerintah mendorong guru2 negeri untuk meraih gelar S1 sebagai perlompatan golongan mereka dan menambah kesejahteraan mereka. para guru yangsudah S1 dan lolos sertifikasi mendapatkan tunjangan profesi yang besarnya 1 kali gaji pokok mereka. maka para guru yang rata2 usianya 40 keatas itu berlomba2 meraih gelar S1, mengorbankan keluarga yang biasanya bisa di urus setelah mereka selesai mengajar, mengorbankan sosialisasi karena sudah terlalu capek ketika pulang k rumah, mengorbakan kesehatan, dan yang lebih penting mengorbankan sejenak anak didiknya ketika mereka harus ujian. pengorbanan itu terbayarkan ketika pada tiga bulan pertama mereka menerima transfer tunjangan profesi di rekening masing2. dan sekarang tunjangan tersebut akan di hentikan bahkan para guru yang sudah mendapatkanya diminta mengembalikan dana tersebut secara bertahap yg akan di potong dari gaji mereka setiap bulannya.
well, saya bukan guru yang mengejar sertifikasi, tapi melihat teman2 seprofesi saya begitu antusias dengan program ini dan begit puas menerima hasilnya, rasanya kok ya g tega melihat mereka harus kehilangan itu. mungkin beberapa orang berpikir kalau toh gaji guru sudah cukup besar berikut dengan tunjangan2nya. tp cobalah tilik kembali, butuh berapa tahun bagi seorang guru untuk mencapai itu semua. ibuku butuh waktu 25 tahun untuk bisa menghasilkan 2jt per bulan itu sudah termasuk dengan tunjangan2 tetek bengek. di tengah harga kebutuhan yg makin mahal dan pendidikan yang gak murah untuk anak2nya, adakah yanmg bisa bilang kalau uang sebesar itu cukup untuk sebuah keluarga jaman sekarang ini? dengan ikut sertifikasi mereka mendapatkan gaji hampir 4jt per orang. dan bisa di bilang itu lah saat mereka bisa sedikit bernafas. dan kalau masih ada yg bilang kalau guru bisa memberikan pelajaran tambahan pada siswanya (terutama guru kelas VI SD) saya akan balik bertanya, maukah Anda mengajar tambahan jam pelajaran untuk satu kelas berisi 40 anak dengan bayaran tambahan tak lebih dr 400rb yang akhirnya habis untuk fc soal2 latihan ujian untuk siswa? itu pun kalau anaknya mampu bayar semua. bagaimana kalau si anak tidak mampu bayar dan malah melaporkan penarikan biaya tersebut ke dinas terkait yang bisa menyebabkan si guru stuck golongan. so, wajar kok kalau para guru berebut lolos sertifikasi dengan berbagai cara, dan sudah sewajarnya pemerintah memperhatikan mereka dengan tunjangan profesi untuk usaha dan kerja keras mereka. kalau memang pemerintah tidak berniat memberikan tunjangan tersebut, tolong jangan berikan sejak awal. bahakan jangan mengiming2i para guru dengan cara seperti ini.
March 25, 2009
here is the new balck in news and a good one.
beberapa hari lalu baca fbnya mbak asri yang isinya sebagai berikut:
UNESCO TO NAME BATIK AS INDONESIAN CULTURAL HERITAGE IN MAY
The government announced Tuesday UNESCO would soon name batik, Indonesia’s traditional practice of dying cloth through wax resist methods, as an intangible cultural heritage.
"According to plan, UNESCO will officially name batik as a cultural heritage in May this year," said Indroyono Soesilo, secretary to the coordinating minister for people’s welfare, as quoted by state news agency Antara on Tuesday.
Getting batik to be recognized by UNESCO had been a long and complex journey, Indroyono said. The Indonesian government had to produce extensive academic research on batik, he said, to make their case.
"We must be grateful that the work of our ancestors will be acknowledged by the world," he said.
So far, Indonesia has registered nine of its places and practices with the UN’s educational, scientific and cultural guardian. Two other cultural heritages are wayang puppetry and the kris. World heritages sites include natural ones such as Komodo National Park, Tropical Rainforest of Sumatra, and historic sites such as the Borobudur and Prambanan temple compounds and the Sangiran Early Man archeological site. (and)
(Sumber: Website Konjen RI di New York, http://www.indonesianewyork.org/index.php?option=com_content&task=view&id=265&Itemid=2)
initnya sih berita ini bilang kalo batik akan dinyatakan sebagi peninggalan budaya Indonesia. ingat. INDONESIA. jadi NEGARA LAIN gak boleh lagi ngaku2 kalo batik itu punya dia. meskipun punya kemiripan budaya.
OK?
February 24, 2009
mungkin yang orang tuanya PNS yang sudah mau pensiun dan sempet bantu para ortu untuk menyiapkan dokumen mereka tahu kalau mau pensiun para PNS ini akan diminta menyerahkan beberapa kelengkapan dokumen. salah satu kelengkapan dokumen ini adalah akte kelahiran yang idealnya dimiliki oleh semua orang dari segala lapisan masyarakat.kebetulan bundaku yang mau pensiun 5 tahun lagi dah mulai siap2 untuk ngurus ini itu. selain untuk pensiun nanti, juga untuk kelengkapan administrasi sertifikasi karena beliau diajukan sebagai salah satu dr 3 guru yang di harapkan menerima sertifikasi berdasarkan masa kerja.
sertifikasi itu berdasarkan masa kerja sendiri di berikan pada guru yang usianya diatas 50th dan masa kerjanya sudah 20 th (bundaku 25 th).
masalahnya adalah bundaku tercinta itu gak punya akta kelahiran. well, semarang gitu lho, pa lagi daerah banjir plus sebagai anak pegawai PJKA, beliau sering pindah pindah kota mengikuti tempat dinas eyang kakung almarhum. So, akta kelahiran itupun raib. (kata bundaku sih rusak karena kebanjiran). akhirnya karena terus di desak kepsek, carilah bundaku akte kelahiran ke catatab sipil kecamatan gayamsari. karena bapak yang ngurus bapak nyoba cari tau dokumen apa saja yang di perlukan dan hasilnya adalah:
1. karena yang ngurus bapak ibu harus bikin surat kuasa
2. ijazah dan surat kelahiran gak cukup kuat untuk membuat akta baru
3. bapak diminta membawa surat kawin eyang kakung n eyang putri karena kalau tidak ada surat kawin maka dinyatakan bundaku hanya punya ibu dan dianggap anak diluar nikah
masalahnya
1. kenapa harus pakai surat kuasa?
2. bukankah akta dibuat berdasarkan surat kelahiran dari RS tempat anak dilahirkan?
3. kedua eyangku itu menikah di awal kemerdekaan saat negeri ini baru merdeka, orang jaman itu gak kumpul kebo aja udah bagus. ini di mintain surat kawin yang dah g tahu ada dimana. parahnya mereka berdua kan dah almarhum semua.
4. ibuku harus menandatangani pernyataan bahwa beliau gak akan menuntut kantor catatan sipil kalau dibuat bahwa ibu ku cuma punya eyang putri sebagai ortu yang sah. ini artinya catatan sipil menyatakan ibuku gak punya ayah atau anak di luar nikah. dan karena ini sebuah kesalahan (karena kenyataannya ibuku punya ayah dan di ijazahnya tercantum dengan jelas nama eyang kakungku sebagai ayahnya) ibuku tidak berhak menyalahkan atau menuntut catatan sipil untuk kesalahan ini.
5. setahuku bukannya akta yang kita punya itu salinan? akta yang asli bukanya ada di kantor catatan sipil sebagai arsip di sana? jadi harusnya g masalah kan kalau kita membuat/meminta akta kelahiran kalau punya kita rusak, hilang, dll?
yup, its a black in news of our bureaucracy. and its real black. atau mungkin aku yang butuh pencerahan?